kebahagiaan hidup adalah sesuatu yang menjadi dambaan setiap manusia. Namun adakah parameter yang benar-benar bisa digunakan untuk menentukan bahagia atau tidaknya hidup seseorang. Apakah banyaknya harta, lengkapnya fasilitas berbanding lurus dengan kebahagiaan? apakah seseorang yang hidupnya pas-pasan, makan seadanya, dikatakan tidak bahagia? lalu dimana keadilan tuhan? kalau hanya melimpahkan kebahagiaan kepada hambanya yang kaya. Yang benar adalah bagaimanapun keadaan kita, kita masih bisa merasakan kebahagiaan. Karena hakikat kebahagiaan ada di dalam hati, bukan apa yang ada di tangan, di tabungan, ataupun di garasi, kebahagiaan hanya bisa dicapai dengan mensyukuri apa yang kita terima, menyandarkan hasil kepada sang pencipta. Manusia hanya diperintah untuk berusaha sebaik-baiknya. Sementara yang ia terima adalah karunia. Berbahagialah orang yang merasa hidupnya telah bahagia.![]()
Pandanglah apa yang kita punya, istri yang setia, anak yang tertawa gembira. Tawa bukan hanya milik mereka yang berharta. Setiap orang berhak tertawa. Oleh karena itu bagi saudaraku yang hidup tak bergelimang harta, jangan sedih, tertawalah, bahagialah, nikmatilah, terimalah kehendak tuhan, berprasangkalah yang baik kepada-Nya, ingat kehidupan bukan hanya di dunia fana ini.
setuju tu coy